Kelebihan dan Kekurangan Teori Behavioristik

Mengingat kembali materi yang sudah saya sampaikan sebelumnya teori behavioristik adalah sebuah metode pembelajaran dimana dalam prosesnya nanti dilakukan berbagai stimulus yang merangsang respon untuk menciptakan sebuah perilaku baru.

Materi yang dikemukakan oleh berbagai tokoh psikolog dunia ini memanglah ampuh untuk diterapkan sebagai metode pembelajaran.

Meskipun sangat ampuh sebuah metode pembelajaran sifatnya sangat relatif.

Karena itu teori behavioristik tetaplah sebuah teori yang tidak bisa dibilang sepurna, teori ini memiliki berbagai kekurangan dan kelebihan sebagai berikut

Kekurangan teori behavioristik

DIbawah ini adalah beberapa kekurangan ketika menetapkan teori behavioristik ini kepada pelajar.

Pembelajar cenderung pasif

Dengan dilakukannya metode belajar ini, Pembelajar akan cenderung pasif.

Karena proses pembelajaran hanya akan mengikuti intruksi dari guru (berpusat di guru – teacher center learning).

Membatasi kreativitas siswa

Teori ini mendapat banyak kritikan karena tidak mampu menjelaskan bagaimana hubungan antara stimulus dan respon yang terjadi.

selain itu teori ini juga memiliki kekurangan karena di rasa membatasi kreativitas siswa, karena siswa hanya akan belajar secara, linier,konvergen membuatnya tidak kreatif dan produktif.

Bergantung erat pada pendidik

Dengan berlakunya guru sebagai center learning, dalam aplikasi teori ini, membuat siswa amat bergantung kepada guru.

Karena guru lah yang menentukan penguatan (reinforcement) dan hukuman (punishment) yang mesti diberlakukan.

Punishment (milik Skinner) kadang berdampak buruk bagi siswa

Salah satu tokoh teori behavioristik Skinner menyebutkan adanya reinforcement (penguatan) dan punishment (hukuman).

Pada awalnya punishment ini diberlakukan untuk mengubah respon (tingkah laku ) siswa yang tidak sesuai dengan yang diinginkan.

Namun pada kenyataannya biasanya punishment justru akan memberikan dampak buruk kepada siswa, bahkan sering kali justru membuat siswa merasa tertekan.

BACA JUGA : Teori Belajar Behavioristik

Kelebihan teori behavioristik

Berikut adalah beberapa kelebihan teori behavioristik ini :

Dengan teacher centered learning teori ini cocok untuk anak-anak

Anak-anak masih sangat membutuhkan bimbingan dari orang dewasa, bahkan sering kali ia belum tahu mana yang baik maupun buruk untuk dirinya.

Karena itu ia masih sangat membutuhkan pengarahan dari guru, dan teori pembelajaran ini cocok untuk anak-anak.

Bukan bermaksud membatasi kreativitas anak, tapi teori ini akan membantu anak yang masih belum mengerti banyak hal, ke kemajuan yang lebih baik.

Menjadikan guru lebih peka terhadap muridnya

Dengan pembelajaran yang berpusat di guru hal ini membuatnya diharuskan peka terhadap murid.

Karena dengan melakukan stimulus dan respon, guru harus meningkatkan perhatian dan mengamati apakah yang si murid sudah menunjukan perilaku yang diinginkan.

Selain guru murid juga dilatih kepekaannya.

Dalam aplikasinya metode belajar behaviorisme ini akan melatih murid untuk lebih peka dan responsif terhadap stimulus-stimulus yang diberikan oleh guru.

Melatih skill siswa berpikir cepat

Dengan sering dilakukannya stimulus-stimulus untuk merangsang respon dari siswa, hal ini akan melatih siswa untuk berpikir cepat.

Dan hal ini baik bagi siswa dan berguna ketika nanti berada dikeadaan diluar pembelajaran yang membutuhkan spontanitas cepat.

Nah itulah beberapa kelebihan dan kekurangan teori behavioristik, yang kamu cari, semoga bermanfaat.

Postingan Terkait

Tinggalkan komentar